|
1. Bernyanyi Marilah kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 376 : 1-2 “Ikut Dikau Saja Tuhan” ![]() ![]() 2. Votum Pertolongan kepada kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi, yang tetap setia untuk selama-lamanya dan tidak meninggalkan perbuatan tangan-Nya. AMIN. 3. Berdoa Ya Tuhan, Allah kami. Engkau telah memanggil dan mengangkat kami sebagai anggota tubuh-Mu, sebagai bagian dari warga Kerajaan-Mu di dalam Yesus Kristus. Hari ini, umatMu bersukacita, karena di hadapanMu dan disaksikan oleh jemaat-Mu berdiri anak-anak yang Engkau kasihi. Biarlah Roh-Mu yang kudus menerangi, menyertai dan menopang mereka dalam mengaku iman peraya kepada-Mu, seraya menyerahkan kehidupan mereka hanya kepadaMu. Di dalam Kristus Yesus kami berdoa. AMIN. 4. Titah Katekhisasi Saudara-saudara yang kekasih dalam YESUS KRISTUS: Dalam Tata Gereja BNKP pasal 17, ayat 3b ditegaskan bahwa “Yang menerima Baptisan adalah anak dalam keluarga Kristen yang dibaptis pada masa kecil dan orangtuanya bertanggungjawab penuh, sehingga ia dapat menyaksikan sendiri pengakuan imannya pada waktu ia disidikan.” Pada hari ini saudara-saudara berdiri di hadapan Tuhan dan disaksikan jemaat untuk mengikrarkan iman percaya saudara kepada Tuhan. Dengan demikian, saudara menjadi anggota jemaat dewasa yang memiliki hak dan kewajiban sebagai anggota jemaat di BNKP. Tugas dan tanggung-jawab semua warga jemaat adalah menunaikan tugas panggilan gereja, yakni: “menyaksikan Injil Yesus Kristus kepada segala makhluk melalui persekutuan, kesaksian dan pelayanan Diakonia seutuhnya.” Untuk inilah kita dipanggil dan diutus dengan melayani melalui kata dan perbuatan sesuai dengan karunia yang telah dianugerahkan kepada kita masing-masing. Sebagai anggota jemaat, kita semua dipanggil untuk mewujudkan dan mengokohkan persekutuan yang indah sebagai satu tubuh. Persekutuan itu tampak dalam meja perjamuan kudus, dimana Kristus sebagai kepala Gereja memberi roti dan anggur kepada kita dan melayani kita. Sebagai anggota tubuh Kristus, kita dipanggil untuk menjadi saksi bagi-Nya di tengah dunia ini, serta hidup dalam kasih dan melakukan pelayanan pengasihan, baik di dalam jemaat maupun kepada semua orang. Oleh peneguhan yang akan dilaksanakan, maka peserta katekisasi diterima sebagai anggota penuh dalam persekutuan tubuh Kristus, diterima dalam persekutuan meja perjamuan TUHAN, berhak memilih dan dipilih selaku pelayan gereja, serta wewenang lain dari seorang warga jemaat sebagaimana diatur dalam Tata Gereja dan Peraturan BNKP. Sebelum saudara-saudara menerima anugerah dan berkat dari Tuhan melalui peneguhan, maka nyatakanlah dari lubuk hati yang tulus dan jujur pengakuanmu kepada Tuhan... Seluruh anak sidi berdiri di tempat! Diberi kesempatan kepada peserta sidi Mengikrarkan Pengakuan Iman Rasuli di hadapan Tuhan dan disaksikan oleh jemaat... Satu... dua... tiga...
5. Pertanyaan Saudara-saudara peserta katekisasi yang telah mengaku percaya kepada Tuhan dan disaksikan oleh jemaat. Sekarang, sebagai hamba Tuhan, saya mengajukan pertanyaan kepada saudara-saudara, dan jawablah dengan jujur dan hati yang tulus, dengan keyakinan bahwa Tuhan yang bertanya kepada saudara:
Peserta Sidi : Saya percaya dengan segenap hatiku!
Peserta Sidi : Saya berjanji!
Peserta Sidi : Saya berjanji, kiranya Tuhan menolong saya! 6. Peneguhan dan Pemberkatan Berdasarkan baptisan dan pengakuan iman saudara, maka kami sebagai pelayan Yesus Kristus, meneguhkan saudara-saudara menjadi anggota jemaat di BNKP, dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus (Dipersilahkan duduk). [Peserta Katekisasi Sidi maju kedepan sambil berlutut dan para pelayan menumpangkan tangan atas mereka] sambil berkata :
Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin. (1 Petrus 5:10-11) 7. Bernyanyi Marilah kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 370 : 1-2 “Kumau Berjalan Dengan Jurus’lamatku” ![]() ![]() ![]() ![]() 8. Nasehat Berdasarkan pengakuan iman saudara-saudara, maka saudara turut mengambil bagian dalam tugas dan panggilan jemaat Yesus Kristus di dunia ini. Oleh karena itu ingatlah senantiasa bahwa: Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, 20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh. (Efesus 2:19-22). Hiduplah sebagai anak-anak terang. Ingatlah sabda Allah yang mengatakan: Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. AMIN. (1 Petrus 1:15-19). Kepada seluruh warga Jemaat, Terimalah saudara-saudara yang baru saja mengaku iman dan menjadi bagian dari persekutuan kita, di dalam Kristus Yesus. Oleh karena itu, ingatlah sabda Tuhan yang berkata: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. AMIN. (Filipi 2:2-4) 9. Doa
Mari kita berdoa... |
PERJAMUAN KUDUS (Klik untuk membuka)

























Tidak ada komentar:
Posting Komentar